Adu Mekanik Honda X-Tracker 150 vs Kawasaki D-Tracker 150 SE: Mana Supermoto Paling Worth It di 2026?

Perbandingan mesin Honda X-Tracker 150 dan Kawasaki D-Tracker

Adu mekanik kelas 150cc kembali memanas! Di satu sisi, kita punya sang penguasa pasar yang sudah teruji belasan tahun, Kawasaki D-Tracker 150 SE, yang dibanderol dengan harga promo Rp 34,9 Juta. Di sisi lain, muncul penantang baru yang bikin geger jagat otomotif, Honda X-Tracker 150, dengan estimasi harga "perusak pasar" di angka Rp 16-18 Jutaan.

Apakah label harga dua kali lipat lebih mahal milik Kawasaki menjamin performa yang jauh lebih unggul? Ataukah Honda X-Tracker justru menawarkan mekanis yang lebih modern untuk kebutuhan harian? Mari kita bedah secara tuntas di AP MOTOR.

Jantung Pacu: Air-Cooled vs Liquid-Cooled

Tampilan depan Honda X-Tracker 2026 dengan lampu LED dan spakbor tinggi di IIMS.
Tampilan belakang Honda X-Tracker 2026 dengan knalpot model trail tinggi dan ban dual-purpose.

Secara teknis, Kawasaki D-Tracker 150 SE masih mengandalkan mesin klasik 144cc SOHC 2-katup dengan pendingin udara (Air-cooled). Mesin ini memang legendaris karena durabilitasnya, namun tenaga yang dihasilkan hanya 8.6 kW (12 PS). Untuk mendapatkan torsi puncak 11.3 Nm, Anda harus menarik gas hingga 6.500 rpm.

Kawasaki D-Tracker 150 SE dengan suspensi Up-Side Down emas dan velg hitam aluminium.

Di sisi lain, Honda X-Tracker 150 membawa mesin 150cc yang jauh lebih modern dengan pendingin cairan (Liquid-cooled). Keunggulan mekanis Honda terletak pada karakter Overstroke yang menghasilkan torsi melimpah di putaran bawah. Hasilnya? Honda X-Tracker terasa lebih sigap saat melibas tanjakan terjal dibandingkan D-Tracker 150 yang masih menggunakan teknologi mesin lama.

Adu Fitur: Gengsi USD Emas vs Keamanan ABS

Kawasaki D-Tracker SE menang di sisi estetika. Penggunaan Inverted Fork 35mm (USD) berwarna emas, Fat-type Handlebar, dan Skid Plate memberikan aura motor hobi yang sangat mahal. Jika Kisanak mementingkan tampilan "Full-Size Supermoto", Kawasaki memang sulit dikalahkan.

Namun, Honda memberikan tamparan keras di sektor fitur keamanan. Honda X-Tracker sudah dilengkapi dengan Single Channel ABS pada roda depan. Di harga 18 jutaan, fitur ABS ini adalah penyelamat nyawa saat pengereman mendadak di jalanan licin—sesuatu yang tidak akan Kisanak temukan pada Kawasaki D-Tracker 150 SE seharga 34 juta rupiah.

Spesifikasi Mekanis Kawasaki D-Tracker 150 SE Honda X-Tracker 150
Kapasitas Mesin 144 cc (SOHC) 150 cc (SOHC 4-V)
Pendingin Air-cooled Liquid-cooled
Rem Depan 300 mm Petal Disc Disc + ABS
Harga OTR (Promo) Rp 34.900.000 Rp 17.500.000 (Est)

Kesimpulan Akhir

Adu mekanik ini berakhir pada dua pilihan hidup. Pilih Kawasaki D-Tracker 150 SE jika Kisanak mengejar prestise, durabilitas mesin yang sudah teruji puluhan tahun, dan nilai jual kembali yang stabil sebagai motor hobi. Namun, pilih Honda X-Tracker 150 jika Kisanak adalah kaum mendang-mending cerdas yang butuh motor modern, irit bensin, dan sudah punya fitur keselamatan ABS dengan harga yang jauh lebih murah.

Pantau terus berita IIMS 2026 lainnya seperti Yamaha Mengamuk di IIMS 2026 hanya di AP MOTOR!

Postingan Terkait

Database Artikel

    paling banyak dibaca

      Perawatan Mobil dan Servis Berkala | Fredrick Johanes | Bengkel Astra Daihatsu Cokro | Salam Tetoot

      Tonton di YouTube