Wuling Almaz Turbo Exclusive 1.5 AT 2019 Kemewahan SUV Modern di Jalur Pantura – Batang
Menurut Prasetyo, Wuling Almaz Turbo Exclusive tahun 2019 ini memberikan impresi "Mobil Bekas Rasa Sultan". Di wilayah kabupaten seperti Batang, yang kini berkembang menjadi kawasan industri besar, memiliki kendaraan yang gagah namun tetap canggih adalah sebuah kebanggaan. Mesin 1.451 cc dengan sokongan turbocharger yang disematkan pada mobil ini memberikan tenaga yang instan saat ia harus mendahului kendaraan panjang di jalur Alas Roban. Transmisi otomatis CVT-nya bekerja dengan sangat halus, meminimalisir gejala hentakan yang biasanya melelahkan saat terjebak kemacetan di persimpangan kota.
Salah satu fitur yang paling sering ia pamerkan kepada rekan bisnisnya adalah Wuling Indonesian Command (WIND). Prasetyo bercerita betapa praktisnya mengoperasikan sunroof, AC, hingga pemutar musik hanya dengan perintah suara bahasa Indonesia saat ia sedang fokus menyetir di tengah rintik hujan di Jawa Tengah. Kabin Almaz yang didominasi oleh material soft touch dan layar head unit raksasa vertikal memberikan suasana futuristik yang jarang ditemukan pada SUV lain di kelas harga yang sama. Baginya, interior Almaz benar-benar dirancang untuk memanjakan pengemudi dan penumpang selama perjalanan jauh lintas kabupaten.
Kenyamanan suspensi Almaz juga mendapat pujian dari Prasetyo. Saat ia harus masuk ke area proyek yang jalanannya belum sepenuhnya mulus di pinggiran Batang, suspensi belakang multi-link independen milik Almaz mampu meredam guncangan dengan sangat dewasa. Mobil tetap stabil dan tidak limbung saat bermanuver. Ditambah lagi dengan fitur kamera 360 derajat yang sangat membantu Prasetyo saat harus memarkirkan mobil di area yang sempit atau terbatas, memastikan bodi mobilnya yang bongsor tetap terjaga dari goresan.
Aspek keselamatan tidak luput dari perhatian. Dengan fitur Electronic Stability Control (ESC) dan Traction Control System (TCS), Almaz memberikan rasa aman yang konsisten saat melibas aspal Pantura yang terkadang licin akibat tumpahan oli atau air hujan. Bagi Prasetyo, mobil ini adalah investasi untuk ketenangan pikiran. Walaupun berstatus mobil bekas, kualitas rakitan dan durabilitas mesin turbonya sejauh ini terbukti tangguh menghadapi panasnya udara pesisir utara Jawa. Ia merasa tagline "Siap Jalan Tanpa Beban" benar-benar terealisasi pada unit ini.
Dari sisi eksterior, desain lampu DRL yang sipit di bagian atas memberikan karakter yang kuat dan intimidatif di jalanan. Di malam hari, sorot lampu utama LED-nya sangat membantu visibilitas Prasetyo saat melewati jalur-jalur yang minim penerangan jalan umum di perbatasan Pekalongan dan Batang. Velg alloy bermotif sporty melengkapi kesan SUV premium yang siap diajak menghadiri pertemuan formal maupun bertualang di akhir pekan bersama keluarga.
Menutup ceritanya, Prasetyo Utomo menegaskan bahwa kehadiran Wuling Almaz telah mendobrak stigma lama tentang kendaraan asal Tiongkok di mata masyarakat Pulau Jawa. Dengan fitur melimpah dan performa turbo yang bisa diandalkan, mobil ini menjadi pilihan cerdas bagi mereka yang menginginkan kemewahan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Setiap perjalanan di aspal Batang menjadi bukti bahwa teknologi tinggi dan kenyamanan maksimal kini bisa dinikmati oleh siapa saja yang berani mencoba inovasi baru di dunia otomotif.
Kisah Prasetyo adalah representasi dari pergeseran selera konsumen di daerah kabupaten yang kini lebih melek teknologi. Wuling Almaz Turbo Exclusive 2019 bukan sekadar alat transportasi, melainkan manifestasi dari gaya hidup modern yang efisien dan penuh gaya. Di jalur Pantura yang keras, Almaz membuktikan bahwa kemewahan dan ketangguhan bisa berjalan beriringan dalam satu paket SUV yang luar biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar