Siapa Pemilik Green SM? Miliarder Vietnam Pham Nhat Vuong, Pinjaman BCA Rp600 M, dan Kemitraan Gojek

Mobil taksi listrik Green SM

📸 Mobil taksi listrik Green SM yang kini menjadi sorotan publik pasca kecelakaan maut di Bekasi Timur.

🕒 Dipublikasikan: 29 April 2026 | ✍️ Editor: Ananta Prabhavasta 📍 JAKARTA, INDONESIA
🔍 INVESTIGASI
JAKARTA – Di balik layanan taksi listrik Green SM yang kini menjadi sorotan publik pasca kecelakaan maut di Bekasi Timur, ternyata ada sosok miliarder Vietnam yang menjadi pemiliknya. Pham Nhat Vuong, pendiri Vingroup sekaligus orang terkaya di Vietnam, memegang 95% saham perusahaan ini .

Green SM mulai beroperasi di Indonesia pada Desember 2024 dengan investasi besar. Operator taksi ini bahkan mendapat pinjaman Rp600 miliar dari Bank Central Asia (BCA) untuk memperkuat operasionalnya di Tanah Air . Tidak hanya itu, Green SM juga menjalin kemitraan strategis dengan Gojek untuk layanan taksi listrik online .

Setelah kecelakaan yang menewaskan 15 orang, publik mulai bertanya: Siapa sebenarnya di balik Green SM? Berapa besar investasinya? Dan apakah kemitraan dengan Gojek akan terkena dampak? Yuk kita bedah!

👑 Pham Nhat Vuong: Miliarder Vietnam di Balik Green SM

Pham Nhat Vuong adalah pendiri sekaligus pimpinan Vingroup, konglomerat terbesar di Vietnam. Ia merupakan orang terkaya di Vietnam dengan kekayaan yang bersumber dari real estate, ritel, perawatan kesehatan, dan kendaraan listrik .

Pada 6 Maret 2023, Vuong mengumumkan peluncuran Green and Smart Mobility (GSM), sebuah perusahaan yang fokus pada penyewaan kendaraan ramah lingkungan dan cerdas. GSM menjadi pionir dunia dalam kendaraan listrik multi-platform .

Vuong memegang 95% saham GSM, menjadikannya pemilik tunggal de facto perusahaan ini . GSM beroperasi dalam dua layanan utama: pemesanan mobil listrik dan penyewaan mobil serta sepeda motor listrik, dengan investasi mencapai 20.000 mobil dan 60.000 sepeda motor secara global .

🇮🇩 Green SM di Indonesia: Dari Xanh SM hingga Kemitraan Gojek

Green SM mulai menjajaki pasar Indonesia pada akhir 2024. Awalnya, layanan ini menggunakan nama "Xanh SM" (bahasa Vietnam berarti "hijau"). Pada April 2025, merek tersebut diubah menjadi Green SM Indonesia untuk memudahkan penyebutan dan identifikasi oleh masyarakat lokal .

Entitas lokal yang menaungi operasional di Indonesia adalah PT Xanh SM Green, atau PT XANHSM Green and Smart Mobility Indonesia . Layanan taksi listrik ini telah berekspansi ke beberapa kota besar, termasuk Jakarta, Makassar, Bekasi, Surabaya, dan Bali .

Salah satu langkah agresif Green SM adalah menjalin kemitraan strategis dengan Gojek untuk meluncurkan layanan taksi listrik online. Kemitraan ini bertujuan memperluas jangkauan dan aksesibilitas layanan di Indonesia serta mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air .

💰 Pinjaman BCA Rp600 Miliar untuk Operasional

Untuk mendukung kesiapan operasional dan keberlanjutan layanannya di Indonesia, Green SM Indonesia telah menandatangani perjanjian pinjaman investasi lima tahun senilai Rp600 miliar (sekitar US$35,3 juta) dengan Bank Central Asia (BCA) .

Pinjaman ini menunjukkan komitmen besar Green SM untuk bermain jangka panjang di pasar transportasi Indonesia. Namun, pasca kecelakaan maut yang melibatkan armada mereka, publik mulai mempertanyakan: apakah BCA akan mengevaluasi pinjaman ini?

Belum ada pernyataan resmi dari BCA terkait masa depan pinjaman tersebut. Namun, tekanan publik terhadap Green SM pasca insiden yang menewaskan 15 penumpang KRL bisa berdampak pada reputasi dan keberlanjutan bisnis operator taksi asal Vietnam ini.

🔋 100% Mobil Listrik VinFast

Seluruh armada Green SM menggunakan mobil listrik VinFast – produk dari perusahaan saudara di bawah naungan Vingroup. Mobil ini diklaim generasi taksi tanpa aroma bensin, tanpa kebisingan mesin, baik untuk kesehatan pelanggan dan ramah lingkungan .

Namun, insiden mogoknya mobil VinFast Green SM di rel perlintasan JPL 85 yang menjadi pemicu awal kecelakaan beruntun di Bekasi Timur kini menjadi sorotan tajam. Apakah ini masalah pada kendaraan (malfungsi/efek elektromagnetik) atau kesalahan pengemudi? KNKT masih melakukan investigasi .

👍 Green SM: Inovasi vs Risiko Keselamatan

Kelebihan Green SM

  • Ramah lingkungan – zero emission, mobil listrik 100%
  • Investasi besar – pinjaman BCA Rp600 M, kemitraan Gojek
  • Ekspansi cepat – 5 kota besar dalam 1,5 tahun
  • Didukung konglomerat – Vingroup, perusahaan raksasa Vietnam
  • Mobil VinFast – teknologi listrik modern

Kontroversi & Risiko

  • Kecelakaan fatal – armada menjadi pemicu awal bencana Bekasi
  • Mogok mendadak – mobil mati total di rel, roda ngunci
  • Respons minim empati – pernyataan pertama tanpa maaf
  • Pinjaman BCA dipertanyakan – publik minta evaluasi
  • Kemitraan Gojek terancam – reputasi bisa terdampak
  • Investor asing – dianggap menggerus pasar lokal?

💰 Green SM: Miliarder Vietnam, Pinjaman BCA, dan 15 Nyawa

Di balik layanan taksi listrik Green SM, ada Pham Nhat Vuong – miliarder Vietnam yang menguasai 95% saham perusahaan. Dengan pinjaman Rp600 miliar dari BCA dan kemitraan strategis dengan Gojek, Green SM berambisi menjadi pemain besar di pasar transportasi Indonesia .

Namun, kecelakaan maut di Bekasi Timur yang menewaskan 15 penumpang KRL (semuanya perempuan) dan melukai 88 lainnya telah mencoreng reputasi operator taksi ini. Mobil VinFast mereka mogok di rel, roda mengunci, dan menjadi pemicu awal bencana beruntun .

Pertanyaan besar: Apakah BCA akan mengevaluasi pinjaman Rp600 miliar? Apakah Gojek masih akan melanjutkan kemitraan? Dan apakah pemerintah akan mencabut izin operasional Green SM jika terbukti bersalah?

Kesimpulan Ghibah: Green SM datang dengan modal besar dan teknologi hijau, tapi keselamatan jalan raya tidak bisa dibeli dengan uang. 15 nyawa melayang. Publik menuntut keterbukaan, tanggung jawab, dan evaluasi total. BCA, Gojek, dan Kemenhub harus bertindak! 🚨

#GreenSM #PhamNhatVuong #BCA #Gojek #VinFast #KecelakaanBekasi #LantasAPMOTOR #GhibahOtomotif

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Database Artikel

    paling banyak dibaca

      Technical Research Division

      SPEEDOSCIENCE

      Comprehensive database for automotive engineering, aerospace physics, and high-velocity performance logs.

      LAND RECORDS
      AERO TECH
      MARINE DATA
      EXPLORE DATABASE