BMW Alpina Era Baru Resmi Mulai 2026, Siap Tempur Lawan Mercedes-Maybach
📸 BMW Alpina Vision Grand Tourer Concept – desain interpretasi modern shark-nose dengan grille terinspirasi BMW 507
📸 Tampilan belakang BMW Alpina dengan velg 20-spoke klasik dan elliptical quad exhaust khas Alpina
📹 Video walkaround BMW Alpina Vision Grand Tourer Concept di Concorso d'Eleganza Villa d'Este 2026
Vision BMW Alpina Grand Tourer Concept yang dipamerkan di Concorso d'Eleganza Villa d'Este 2026 (Danau Como, Italia, 15-17 Mei 2026) menjadi preview arah desain era baru. BMW sengaja posisikan Alpina untuk bersaing langsung dengan Mercedes-Maybach dan Bentley – bukan lagi sekadar "BMW yang lebih cepat" (itu tugas BMW M).
🏁 Akhir Era Bovensiepen, Awal Era BMW
Ini adalah hari bersejarah. Setelah 60 tahun berdiri mandiri di bawah keluarga Bovensiepen, Alpina resmi menjadi bagian dari BMW Group. Sebelum tutup buku, Alpina merilis B8 GT – mobil terakhir yang dikembangkan mandiri. Hanya 99 unit dengan mesin 4.4L V8 twin-turbo 634 hp, lebih kencang dari BMW M8.
🎨 Vision Concept: Preview Desain Era Baru
Vision BMW Alpina Grand Tourer Concept adalah one-off concept (tidak diproduksi) yang dipamerkan di ajang bergengsi Concorso d'Eleganza Villa d'Este 2026. Mobil ini menjadi petunjuk arah desain untuk model-model Alpina masa depan.
- Panjang 5,2 meter – GT coupe 2+2 ukuran besar
- Desain "shark-nose" – interpretasi modern dari desain klasik BMW 1970-an, dipadukan dengan grille terinspirasi BMW 507
- Lampu depan slim dengan illuminated crystal elements
- Velg 20-spoke klasik Alpina – 22 inci depan, 23 inci belakang
- Deco lines dicat di bawah clear coat – bukan stiker, lebih premium
- Elliptical quad exhaust – ciri khas Alpina
- Warm white lighting pada DRL dan grille – berbeda dari BMW biasa yang pakai cool white
🪑 Interior Mewah: Kemewahan ala Rolls-Royce
- Layout 2+2 dengan center console penuh memanjang
- Panoramic iDrive + layar penumpang (mirip BMW 7 Series terbaru)
- Large glass roof dari pilar depan hingga belakang
- Full-grain leather dari pemasok Alpen + open-pore wood + machined metal + crystal-finished controls
- Two-tone skema warna – gelap di atas garis 6°, lebih terang di bawah
- Gelas kristal bermerek Alpina + botol kaca di console tengah (muncul otomatis dengan mekanisme illuminated)
- Setir hand-stitched dengan classic Alpina steering feel
⚡ Powertrain & Drive Mode
Di era EV, Alpina justru mempertahankan V8 murni tanpa hybrid untuk konsep ini. Mesin V8 front-mounted dengan suara khas Alpina (deep exhaust sound). Dua mode berkendara baru:
- Comfort+ – lebih lembut dari Comfort BMW, fokus pada kenyamanan jarak jauh
- Speed – fokus pada kecepatan elegan, bukan "sport" yang agresif
📅 Rencana Produksi Model Produksi Pertama
📰 Baca Juga:
✅ Dampak Positif Akuisisi BMW
- Alpina resmi jadi sub-brand ultra-luxury – setara Maybach, di atas BMW biasa
- Akses ke teknologi BMW terkini – platform, mesin, fitur ADAS
- Jaringan dealer global – ekspansi ke lebih banyak negara
- Sumber daya besar dari BMW Group – untuk pengembangan model baru
- Brand tetap eksklusif – tidak akan diproduksi massal seperti BMW biasa
❌ Risiko & Kekhawatiran Penggemar
- Hilangnya DNA Alpina mandiri – setelah 60 tahun lepas dari keluarga Bovensiepen
- Takut jadi "BMW yang lebih mahal" – bukan lagi Alpina sejati
- V8 vs elektrifikasi – BMW bisa paksa Alpina beralih ke hybrid/EV
- Eksklusivitas menurun – jika BMW produksi terlalu banyak unit
- Harga pasti naik – setelah resmi jadi brand ultra-luxury BMW
🚗 BMW Alpina Era Baru: Siap Tempur Lawan Maybach
BMW Alpina bukan lagi "BMW yang lebih cepat". Sekarang ia adalah sub-brand ultra-luxury yang dirancang untuk bersaing langsung dengan Mercedes-Maybach dan Bentley. BMW M tetap bertugas di performa ekstrem (born on the track), sementara Alpina fokus ke kemewahan mendalam (in-depth luxury), kenyamanan jarak jauh, dan kecepatan elegan.
Vision Concept yang dipamerkan di Concorso d'Eleganza Villa d'Este 2026 memberi petunjuk jelas: Alpina akan mempertahankan V8 murni tanpa hybrid di era EV, menghadirkan kemewahan ala Rolls-Royce (kaca kristal, botol di console, full-grain leather), dan tetap mempertahankan ciri khas desain Alpina (20-spoke wheels, elliptical quad exhaust, deco lines).
Model produksi pertama era baru akan lahir 2027 berbasis BMW 7 Series. Jika berhasil, BMW akan memiliki tiga pilar premium: BMW M (sporty), BMW Alpina (ultra-luxury), Rolls-Royce (bespoke luxury) – siap menyerang segmen yang selama ini didominasi Mercedes-Maybach. Pantau terus AP Motor untuk update mobil premium terbaru!
📰 Rekomendasi Artikel Lainnya:
📑 Info Lengkap Seputar Otomotif dari AP Motor:
© 2026 AP Motor – Portal Otomotif Terpercaya | Sumber: BMW Group, Alpina, Concorso d'Eleganza Villa d'Este 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar