Lexus LFA EV Resmi Dipamerkan, Supercar Listrik 700 Km dengan Baterai Solid-State!

🕒 Dipublikasikan: 20 Mei 2026 | ✍️ Editor: Tim Redaksi 📍 PROTOTYPE PREVIEW
⚡ SUPERCAR LISTRIK
PROTOTYPE PREVIEW – Lexus resmi memamerkan LFA EV Concept di Beijing Auto Show 2026. Tapi jangan salah, ini bukan sekadar konsep yang hanya pemanis pameran. Ini sudah level prototype pra-produksi yang siap meluncur dalam beberapa tahun ke depan.

Bedanya dengan LFA asli yang legendaris? Kali ini bensin V10 4.8 liter berganti dengan baterai solid-state. Dan hasilnya, akselerasi sekitar 2 detik, tenaga di atas 800 hp, serta jarak tempuh 700 kilometer dalam sekali cas.

🔋 Baterai Solid-State: 3x Lipat Kepadatan Li-Ion

Inovasi utama LFA EV ada di baterai solid-state. Dibanding baterai lithium-ion konvensional, solid-state memiliki kepadatan energi tiga kali lipat. Artinya, dengan ukuran yang sama, jarak tempuh bisa lebih jauh. Charging juga lebih cepat karena resistansi internal yang rendah.

Lexus mengklaim jarak tempuh LFA EV mencapai 700 kilometer (standar CLTC China) dengan fast charging 20 menit untuk isi 80 persen. Tegangan yang digunakan diperkirakan 800 volt atau lebih, sehingga pengisian daya tidak perlu berjam-jam lagi.

Ini adalah mobil Lexus pertama yang menggunakan solid-state battery. Teknologi ini sudah matang dan siap diproduksi massal. Bukan sekadar gimmick masa depan.

🚀 Performa: Akselerasi ~2 Detik, Tenaga >800 HP

Dengan solid-state battery dan sistem penggerak AWD (kemungkinan quad motor), LFA EV mampu menghasilkan tenaga lebih dari 800 tenaga kuda. Angka ini jauh melampaui LFA asli yang "hanya" 552 hp dari mesin V10 4.8 liter buatan Yamaha.

Akselerasi 0-100 km/h diperkirakan sekitar 2 detik, setara dengan Tesla Roadster generasi baru dan Rimac Nevera. Kecepatan tertinggi di atas 322 km/jam (200 mph).

Sayangnya, Lexus belum membuka detail jumlah motor listrik dan konfigurasi pastinya. Tapi dari posisi LFA EV sebagai flagship supercar, wajar jika mereka memilih quad motor (satu motor per roda) untuk torsi vectoring maksimal.

🛞 Satu Platform dengan Toyota GR GT & GR GT3

Fakta penting lainnya: LFA EV menggunakan platform yang sama dengan Toyota GR GT dan GR GT3. GR GT adalah coupe sport bermesin bensin yang dijadwalkan rilis 2027. GR GT3 adalah versi balap untuk sirkuit.

Dengan platform bersama ini, Lexus dan Toyota bisa berbagi biaya pengembangan. Material bodi menggunakan aluminium lightweight monocoque, memberikan keseimbangan antara bobot ringan dan kekakuan tinggi.

GR GT sendiri sudah memasuki tahap pengujian. LFA EV diprediksi akan menyusul setelah GR GT rilis, kemungkinan besar pada 2028 atau 2029. Produksinya terbatas, seperti LFA asli yang hanya 500 unit.

🎨 Desain Cockpit ala Jet Tempur

Desain interior LFA EV sangat ekstrem. Lexus mengusung konsep "wraparound cockpit" – pengemudi benar-benar "dikurung" di kursinya. Setir model yoke (non-circular) dengan tombol-tombol di kedua sisi. Tidak ada layar tengah besar seperti mobil listrik kebanyakan.

Sebagai gantinya, layar U-shape melingkari setir dalam tiga zona. Ini memberi informasi yang dibutuhkan pengemudi tanpa mengalihkan pandangan dari jalan. Penumpang dan pengemudi dipisahkan secara fisik oleh dinding tengah – tidak ada kesempatan untuk reach out menyentuh layar penumpang.

Material interior menggunakan campuran serat karbon, aluminium, dan kain teknologi tinggi. Kursi balap dengan sabuk pengaman 4 atau 6 titik.

🎬 Homage ke LFA Asli di Eksterior

Desain eksterior LFA EV tetap mempertahankan DNA LFA asli. Atap "flying buttress" C-pillar yang ikonis masih ada. Kap mesin dengan ventilasi segitiga di kedua sisi – mengingatkan pada mobil yang mengaspal tahun 2010 itu.

Lampu depan split headlight dengan L-shaped DRL (mirip LC). Lampu belakang full-width LED dengan signature berbentuk huruf C di ujung. Bemper depan dilengkapi carbon fiber splitter lebar. Diffuser belakang besar dan agresif, dengan motor racing-style brake light terintegrasi di diffuser.

Spoiler belakang aktif – bisa naik atau turun tergantung mode berkendara. Ventilasi samping di belakang roda depan dan intake udara di belakang jendela sampelang juga memberi kesan garang.

✅ Kelebihan Lexus LFA EV

  • Baterai solid-state – kepadatan energi 3x lipat Li-ion
  • Jarak tempuh 700 km – lega untuk supercar listrik
  • Fast charging 20 menit (10-80%)
  • Akselerasi ~2 detik, tenaga >800 hp
  • Platform shared dengan Toyota GR GT (pengembangan teruji)
  • Desain interior wraparound cockpit ala jet tempur
  • Mempertahankan DNA LFA asli (flying buttress, ventilasi kap)
  • Produksi terbatas → nilai investasi jangka panjang

❌ Kekurangan & Tantangan

  • Harga mahal – estimasi $300.000 - $400.000 (~Rp4,8-6,4 M)
  • Belum ada jadwal pasti – baru pra-produksi, rilis mungkin 2028-2029
  • Bobot pasti lebih berat dari LFA asli (1.480 kg)
  • Infrastruktur fast charging 800V+ masih terbatas
  • Suara khas V10 LFA hilang (diganti dengan "senyap")
  • Jika masuk Indonesia, harga bisa tembus Rp7-8 M karena pajak

🚗 Akankah Lexus LFA EV Masuk Indonesia?

Lexus LFA EV adalah penerus spiritual dari supercar V10 legendaris. Bedanya, sekarang menggunakan baterai solid-state yang memberikan jarak 700 km, fast charging 20 menit, akselerasi 2 detik, dan tenaga di atas 800 hp.

Ini bukan sekadar konsep. Mobil ini sudah level prototype pra-produksi dengan platform yang sama dengan Toyota GR GT (rilis 2027). Lexus hanya menunggu waktu untuk mulai produksi.

Akankah masuk Indonesia? Lexus Indonesia sudah menjual LC 500 dan LS, jadi bukan tidak mungkin LFA EV akan dibawa ke Tanah Air. Tapi dengan harga estimasi Rp4,8-6,4 miliar, ditambah pajak dan bea masuk, bisa tembus Rp7-8 miliar. Hanya kolektor superkaya yang mampu.

Yang jelas, LFA EV membuktikan bahwa Lexus tidak tinggal diam di era elektrifikasi. Mereka hadir dengan teknologi solid-state yang benar-benar siap produksi.

#LexusLFA #LFAEV #SolidStateBattery #SupercarListrik #ToyotaGRGT #BeijingAutoShow

© 2026 AP Motor – Portal Otomotif Terpercaya | Sumber: Lexus, Toyota, Beijing Auto Show 2026

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Database Artikel

    paling banyak dibaca

      Technical Research Division

      SPEEDOSCIENCE

      Comprehensive database for automotive engineering, aerospace physics, and high-velocity performance logs.

      LAND RECORDS
      AERO TECH
      MARINE DATA
      EXPLORE DATABASE