Nissan Terrano PHEV: SUV Off-Road 429 Hp, Jarak 135 Km Listrik, Siap Lawan Land Cruiser!

🕒 Dipublikasikan: 22 Mei 2026 | ✍️ Editor: Tim Redaksi 📍 REVIEW KONSEP
🚙 SUV OFF-ROAD
REVIEW KONSEP – Nissan resmi memamerkan Terrano PHEV Concept di Beijing Auto Show 2026. SUV off-road ini menjadi penerus spiritual dari generasi Terrano yang dulu pernah jaya.

Tapi jangan salah, ini bukan sekadar nostalgia. Nissan membekali Terrano dengan sasis body-on-frame (konstruksi truk), sistem hybrid PHEV bertenaga 429 hp, dan jarak listrik murni 135 km. Target produksi massal dalam 12 bulan.

🎨 Desain Kotak Tegas ala Defender

Terrano Concept mengusung tema desain "Bold & Boxy" – kotak, tegas, maskulin. Sekilas mengingatkan pada Land Rover Defender, tapi dengan sentuhan khas Nissan.

Gril depan menggunakan huruf NISSAN yang menyala (bukan logo bulat tradisional). Lampu depan segmented LED yang terbagi-bagi, bemper depan muscular dengan skid plate pelindung bawah dan dual tow hooks untuk derek. Kap mesin memiliki bonnet scoop (intake udara) dan fender-mounted lights untuk off-road malam hari.

Atap dilengkapi roof rack besar dengan integrated LED lights. Ada tangga di sisi kanan untuk akses ke atap. Side cladding tebal di sekeliling bodi, wheel arches persegi agresif, dan ban off-road all-terrain.

Bagian belakang menggunakan tailgate side-opening dengan full-size spare wheel (ban serep digantung di luar) – gaya klasik SUV off-road sejati. Lampu belakang minimalis, hanya 4 unit LED kecil (2 di kiri, 2 di kanan).

🛞 Sasis Body-on-Frame: Bukan Mainan!

Terrano Concept menggunakan sasis ladder frame (body-on-frame) – konstruksi truk yang tangguh untuk off-road ekstrem. Platform ini berbagi dengan Nissan Frontier Pro PHEV (joint venture Nissan + Dongfeng di China).

Dengan konstruksi ini, Terrano mampu melibas medan berat yang tidak bisa dilalui SUV monocoque biasa. Penggerak 4WD dengan e-4ORCE (dual motor all-wheel drive) dan kemungkinan rear locking diff untuk traksi maksimal.

⚡ Performa: 429 hp, Torsi 800 Nm

Terrano PHEV menggunakan sistem plug-in hybrid dengan mesin bensin 1.5 liter turbo 4 silinder. Dipadu dengan satu atau dua motor listrik (kemungkinan e-4ORCE), tenaga total mencapai 429 hp dengan torsi 800 Nm.

Baterai 33 kWh memberikan jarak listrik murni 135 km (standar CLTC China). Ini cukup untuk perjalanan sehari-hari tanpa perlu menyalakan mesin bensin. Fast charging tidak disebut, tapi sebagai PHEV, baterai bisa diisi dari stop kontak rumah atau stasiun pengisian.

🏭 Produksi Massal 12 Bulan Lagi

Nissan mengonfirmasi bahwa versi produksi Terrano PHEV akan dirilis dalam 12 bulan (sebelum April 2027). Target pasar utamanya adalah China, Amerika Latin, Timur Tengah, dan ASEAN (termasuk Indonesia).

Sayangnya, Terrano tidak akan dijual di Amerika Utara. Pasar AS akan mendapatkan Xterra dengan V6 Hybrid. India juga belum dikonfirmasi.

👍 Kelebihan & 👎 Kekurangan

✅ Kelebihan

  • Sasis body-on-frame – cocok untuk off-road ekstrem
  • Tenaga 429 hp, torsi 800 Nm – sangat bertenaga
  • Jarak listrik 135 km – cukup untuk perjalanan sehari-hari
  • e-4ORCE all-wheel drive – handling off-road mumpuni
  • Desain garang dengan roof rack + tangga + ban serep di belakang
  • Akan diproduksi massal dalam 12 bulan
  • Target pasar ASEAN (termasuk Indonesia)

❌ Kekurangan & Tantangan

  • Masih konsep – versi produksi baru 12 bulan lagi
  • Harga pasti mahal (kompetitor Land Cruiser Prado)
  • Konsumsi BBM saat baterai kosong bisa boros (bobot berat + mesin 1.5L)
  • Tidak dijual di AS (pasar off-road besar)
  • Belum ada kepastian harga di Indonesia
  • Kompetitor sudah lebih dulu hadir (Tank 500, Land Cruiser Prado)

🚙 Apakah Nissan Terrano PHEV Akan ke Indonesia?

Nissan Terrano PHEV adalah SUV off-road paling menarik yang dipamerkan di Beijing Auto Show 2026. Dengan sasis body-on-frame, tenaga 429 hp, torsi 800 Nm, dan jarak listrik 135 km, mobil ini siap menjadi pesaing serius bagi Toyota Land Cruiser Prado dan GWM Tank 500.

Kabar baik: Nissan Indonesia sudah memiliki jaringan distribusi yang kuat. Target pasar ASEAN disebut secara eksplisit oleh Nissan. Sangat mungkin Terrano PHEV akan masuk ke Indonesia dalam 1-2 tahun ke depan. Harganya diperkirakan Rp1,2-1,5 miliar – lebih mahal dari X-Trail tapi lebih murah dari Land Cruiser (Rp2,5 M+).

Yang jelas, Terrano PHEV membuktikan bahwa Nissan tidak tinggal diam di era elektrifikasi off-road. Kombinasi mesin turbo hybrid dan konstruksi tangguh body-on-frame adalah jawaban untuk petualang modern.

#NissanTerrano #TerranoPHEV #SUVOffRoad #BodyOnFrame #Nissan #BeijingAutoShow

© 2026 AP Motor – Portal Otomotif Terpercaya | Sumber: Nissan, Beijing Auto Show 2026

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Database Artikel

    paling banyak dibaca

      Technical Research Division

      SPEEDOSCIENCE

      Comprehensive database for automotive engineering, aerospace physics, and high-velocity performance logs.

      LAND RECORDS
      AERO TECH
      MARINE DATA
      EXPLORE DATABASE