Persija Jakarta Klub Pertama di Indonesia Pakai Bus Listrik Hyundai Elec City

Tampilan depan samping bus listrik Persija Jakarta

📸 Bus listrik Persija Jakarta – Legacy SR3 Neo Panorama berbasis Hyundai Elec City

🕒 Dipublikasikan: 23 Mei 2026 | ✍️ Editor: Tim AP Motor 📍 JAKARTA
🚌 BUS LISTRIK
Bambang Pamungkas berpidato di samping body bus

📸 Bambang Pamungkas berpidato di samping bus listrik baru Persija

BREAKING NEWS – Persija Jakarta resmi menjadi klub sepak bola pertama di Indonesia yang menggunakan bus listrik untuk armada operasional tim. Bukan soal transfer pemain atau strategi di lapangan hijau, Macan Kemayoran justru membuat gebrakan di sektor transportasi dengan menghadirkan bus listrik berbalut warna merah khas Persija.

Bus yang tampil gagah ini berdiri di atas sasis Hyundai Elec City dengan bodi Legacy SR3 Neo Panorama buatan karoseri Laksana. Dengan baterai 290,4 kWh yang mampu menempuh 300 kilometer dan cas cepat hanya 75 menit, armada anyar ini siap mengantar para pemain dari mes ke stadion dengan gaya ramah lingkungan.

🚌 Kolaborasi Hyundai, Laksana, dan Samudra Teknindo

Bus listrik Persija Jakarta bukan sekadar kendaraan biasa. Ia lahir dari kolaborasi tiga pemain besar di industri otomotif tanah air. Sasis yang digunakan adalah Hyundai Elec City yang didatangkan langsung dari Korea Selatan. PT Samudra Teknindo Hydraumatik bertindak sebagai distributor resmi Hyundai truk dan bus di Indonesia, memastikan spesifikasinya sesuai untuk operasional di jalanan Indonesia.

Urusan bodi dipercayakan kepada PT Laksana Bus Manufaktur yang berbasis di Ungaran, Jawa Tengah. Laksana membalut sasis Hyundai dengan bodi Legacy SR3 Neo Panorama. Hasilnya tampil modern, premium, dan tentunya gagah dengan balutan warna merah khas Persija serta tulisan besar "Persija Jakarta" di samping bodi. Bus ini juga mengusung kaca panoramik tunggal lebar yang memberikan kesan mewah dan lapang.

⚡ Performa Sasis Hyundai Elec City

Hyundai Elec City yang menjadi fondasi bus ini punya spesifikasi yang tidak main-main. Panjangnya mencapai 12 meter dengan jarak sumbu roda lebih dari 6 meter, memberikan stabilitas maksimal saat melaju di jalan tol maupun perkotaan. Motor listriknya mampu menghasilkan 240 kW atau sekitar 326 tenaga kuda dengan torsi mencapai 102 kgm. Angka ini lebih dari cukup untuk mengangkut 40 penumpang plus pemain dan peralatan tim.

Yang menarik, bus ini punya dua mode berkendara. Power Mode memberikan daya penuh 240 kW saat butuh akselerasi cepat atau tanjakan. Sementara Eco Mode membatasi daya di 160 kW untuk efisiensi energi maksimal. Sistem kemudi dan suspensinya juga sudah menggunakan ECAS (Electronic Controlled Air Suspension) yang bisa menyesuaikan ketinggian bodi secara otomatis. Untuk keselamatan, sudah dilengkapi EBS, VDC, dan ABS.

Dashboard dan jok kemudi bus listrik Persija

📸 Dashboard dan jok kemudi – modern dengan setir kanan khas Indonesia

🔋 Baterai Monster 290,4 kWh, Cas Cuma 75 Menit

Salah satu keunggulan utama bus listrik ini ada di sektor baterai. Hyundai membekali Elec City dengan baterai NMC (Lithium-ion Polymer) berkapasitas 290,4 kWh. Lokasinya ditempatkan di atap bus untuk menghemat ruang kabin sekaligus menjaga kestabilan pusat gravitasi.

Dengan kapasitas sebesar itu, bus listrik Persija mampu melaju sejauh 300 hingga 420 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Jarak ini sangat aman untuk mengantar para pemain dari hotel atau mes ke stadion yang biasanya tidak lebih dari 50 kilometer sekali jalan. Bahkan untuk laga tandang ke kota tetangga pun masih cukup.

Urusan cas juga tidak perlu khawatir. Bus ini sudah mendukung DC Fast Charging dengan colokan tipe CCS2. Dari kondisi kosong 0 persen hingga penuh 100 persen, cuma butuh 75 menit. Artinya, sambil pemain istirahat atau makan siang, bus sudah siap berjalan lagi dengan baterai penuh.

Interior kabin bus listrik Persija yang lega dan premium

📸 Interior kabin – lega dan nyaman dengan 38 kursi berjarak luas

🪑 Kabin Lapang untuk 40 Orang

Meski mengusung teknologi canggih, kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas. Bus listrik Persija didesain mampu menampung 40 hingga 48 orang termasuk pengemudi. Terdapat 38 kursi penumpang dengan jarak antar kursi yang lega, cocok untuk pemain yang bertubuh jangkung sekalipun.

Keheningan khas kendaraan listrik juga menjadi nilai plus tersendiri. Tanpa suara mesin bising, para pemain bisa beristirahat lebih nyaman dalam perjalanan menuju stadion. Apalagi ditambah kaca panoramik lebar yang membuat kabin terasa lebih lapang dan tidak sumpek.

💬 Kata Bepe dan Paulo Ricardo

Peluncuran bus listrik ini berlangsung di ajang Busworld Southeast Asia 2026 di JIExpo Kemayoran pada 20 Mei 2026. Turut hadir legenda hidup Persija, Bambang Pamungkas yang kini menjabat sebagai Direktur Olahraga Persija. Dalam pidatonya, pria yang akrab disapa Bepe itu menyampaikan visi besar klub.

"Sesuai visi misi Pak Panca sebagai presiden, jika sebagai klub Persija harus terus bertumbuh, bergerak maju, dan lebih profesional, maka pembelian armada bus baru dengan teknologi EV terbaik menjadi bentuk komitmen terhadap visi tersebut."

— Bambang Pamungkas, Dirut Olahraga Persija

Sementara itu, bek asing Persija asal Brasil, Paulo Ricardo, juga memberikan kesannya setelah merasakan langsung kenyamanan bus listrik ini.

"Bus listrik ini terasa sangat istimewa dan sangat nyaman, sebuah bus yang tidak sekadar alat transportasi, tetapi juga cara Persija berjalan berdampingan dengan alam untuk saling menjaga."

— Paulo Ricardo, Bek Persija

✅ Kelebihan Bus Listrik Persija

  • Klub pertama di Indonesia – jadi pelopor penggunaan bus listrik di sepak bola nasional
  • Baterai 290,4 kWh – jarak tempuh hingga 420 km, cukup untuk laga tandang
  • Cas cepat 75 menit – dari 0 ke 100% tidak sampai 1,5 jam
  • Tenaga 240 kW (326 hp) – dengan torsi 102 kgm, akselerasi responsif
  • Suspensi udara ECAS – kenyamanan maksimal untuk pemain
  • Desain premium – bodi Legacy Neo Panorama dengan kaca lebar
  • Ramah lingkungan – emisi nol, mendukung program go green

❌ Tantangan yang Perlu Diperhatikan

  • Infrastruktur charger – perlu stasiun cas cepat di setiap kota tujuan laga tandang
  • Investasi awal besar – harga bus listrik masih lebih mahal dari diesel
  • Jarak tempuh terbatas – untuk laga antar pulau masih perlu perencanaan matang
  • Bobot lebih berat – baterai 290 kWh menambah bobot signifikan
  • Belum semua mekanik paham EV – butuh pelatihan khusus perawatan

🚌 Langkah Berani Persija, Contoh untuk Klub Lain

Persija Jakarta tidak hanya berbicara soal kemenangan di lapangan. Dengan menghadirkan bus listrik Hyundai Elec City berbalut bodi Legacy Laksana, Macan Kemayoran menunjukkan bahwa klub sepak bola Indonesia bisa menjadi pelopor gaya hidup ramah lingkungan. Ini bukan sekadar alat transportasi, tapi juga statement bahwa sepak bola dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan.

Tentu masih ada tantangan, terutama infrastruktur charger di kota-kota tujuan laga tandang. Tapi langkah pertama sudah diambil. Semoga klub-klub lain menyusul. Apakah tim kebanggaan Anda berikutnya?

Pantau terus AP Motor untuk berita otomotif terbaru dari dunia sepak bola dan transportasi ramah lingkungan!

#PersijaJakarta #MacanKemayoran #BusListrik #HyundaiElecCity #Laksana #KendaraanListrik

© 2026 AP Motor – Portal Otomotif Terpercaya | Sumber: Persija Jakarta, Hyundai, Laksana, Busworld SEA 2026

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Database Artikel

    paling banyak dibaca

      Technical Research Division

      SPEEDOSCIENCE

      Comprehensive database for automotive engineering, aerospace physics, and high-velocity performance logs.

      LAND RECORDS
      AERO TECH
      MARINE DATA
      EXPLORE DATABASE