Ramai Pria di Gerbong Belakang, Ternyata Bumper Depannya Wanita: Tiara Alincia Fitri, Masinis Pertama MRT
📸 Tiara Alincia Fitri, masinis wanita pertama MRT Jakarta | Sumber: @tiaralincia
Dialah Tiara Alincia Fitri, masinis wanita pertama MRT Jakarta. Sejak 2017, Tiara sudah duduk di kursi kabin depan, memegang tuas kendali kereta, dan membuktikan bahwa wanita juga bisa mengemudikan kereta.
🎓 Dari Gagal Polwan ke Politeknik Perkeretaapian
Perjalanan Tiara menjadi masinis tidaklah mulus. Ia sempat gagal di SNMPTN, SBMPTN, ujian mandiri universitas, bahkan gagal menjadi Polwan. Bertahun-tahun ia berusaha, tapi selalu menemui kegagalan.
Kenalan pertamanya dengan dunia transportasi terjadi saat ia melihat taruna-taruni Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan dalam pameran karir. Penampilan mereka yang rapi dan berwibawa membuat Tiara tertarik. Dari situlah ia mulai melirik Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun.
Tiara akhirnya diterima sebagai angkatan pertama jurusan Manajemen Transportasi Perkeretaapian di politeknik tersebut. Lulus dari sana, perjalanan karirnya belum berakhir. MRT Jakarta datang ke kampusnya untuk merekrut tenaga baru. Tiara melamar, awalnya bukan untuk posisi masinis. Tapi nasib berkata lain.
🚆 Golden Chance: Tawaran Jadi Masinis
Saat wawancara akhir dengan user, salah satu pewawancara (yang kemudian ia kenal sebagai Mega Indahwati Natangsa Tarigan, Director of Operation and Maintenance MRT Jakarta) menanyakan hal yang tak terduga:
"Kenapa kamu tidak coba jadi masinis?"
Tiara terkejut. Sebab, saat itu belum ada masinis wanita di Indonesia. Pria pun masih sangat sedikit yang menekuni profesi ini. Tawaran itu kemudian ia sambut sebagai "Golden Chance" — kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan.
"It's a very big chance, and I call it Golden Chance. Jika perusahaan dan Bapak percaya dengan saya, insyaAllah akan saya terima dan juga amanahnya dengan baik."
Pengumuman kelulusan tiba. Namanya tercantum dalam daftar. Tapi ada satu kejutan: posisi yang ditawarkan adalah masinis. Tiara bingung sekaligus bahagia. Saat ia cerita ke orang tuanya, mereka pun kaget. Menjadi masinis adalah pekerjaan yang sangat berisiko. Tapi Tiara meyakinkan mereka bahwa ini adalah pekerjaan yang sangat mulia.
"Saya ingin membuktikan kalau wanita juga bisa mengemudikan kereta."
⏰ A Day in the Life: Rutinitas Masinis Wanita
Menjadi masinis bukan sekadar duduk dan menarik tuas. Setiap hari, Tiara menjalani protokol ketat yang sama dengan masinis pria lainnya:
- Jam sign on — absen sesuai pola dinasan. Misalnya jika jam 3 pagi, ia sudah harus sampai sebelum jam 3 pagi.
- Cek kesehatan wajib — suhu tubuh, kadar alkohol, tekanan darah, dan saturasi oksigen. Jika dinyatakan tidak fit, tidak boleh berdinas.
- Assessment dengan Duty Manager — diberi tahu kondisi dan case terbaru di lapangan.
- Start Up Test dan Inspection Check — memanaskan kereta, memastikan semua sistem aman sebelum berangkat.
Setelah semua dinyatakan aman, barulah Tiara siap berdinas mengantarkan ribuan penumpang setiap harinya.
🔬 STEM dalam Profesi Masinis
Tiara menjelaskan bahwa STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) sangat relevan dalam pekerjaannya sebagai masinis:
- Science — memahami prinsip fisika yang mengatur pergerakan kereta, termasuk gaya, momentum, dan energi.
- Technology — menggunakan dan merawat sistem teknologi di kereta, seperti sistem sinyal, alat komunikasi, dan sistem onboard.
- Engineering — mengetahui bagaimana desain dan mekanik kereta bekerja, termasuk mengatasi masalah teknis.
- Mathematics — menghitung kecepatan, jarak, dan waktu untuk memastikan perjalanan aman dan efisien.
💬 Pesan Tiara untuk Perempuan Lain
Tiara memiliki pesan inspiratif, terutama bagi para perempuan yang mungkin sedang merasa putus asa karena terus gagal:
"Girls, you are amazing just the way you are! Sebelumnya aku sempat gagal: SNMPTN, SBMPTN, Ujian Mandiri di Universitas, bahkan sampai dulu aku juga pernah mau jadi Polwan. Aku akhirnya berserah diri sama Allah dan koreksi diri, kenali apa yang kurang dari aku dan bagaimana memperbaikinya. I hope you always improve yourself. You can also get some soft skills and technical skills to upgrade yourself better and better! Jadi jangan menyerah dulu, ya!"
Pesan ini ia sampaikan sambil menekankan moto hidupnya: "Gagal bukan akhir segalanya. Terus berusaha, kamu istimewa."
🏆 Inspirasi: Mega Indahwati Natangsa Tarigan
Tiara mengakui bahwa sosok Mega Indahwati Natangsa Tarigan (Director of Operation and Maintenance MRT Jakarta) adalah inspirasinya:
"She is a wise female leader who does not hesitate to encourage us. She provides us with valuable feedback and is also courageous, decisive, and ready to face challenges effectively."
🚆 Bumper Depan Itu Wanita
Di tengah panasnya polemik usulan menteri, kisah Tiara Alincia Fitri adalah jawaban paling elegan. Bukan dengan debat, tapi dengan bukti nyata: seorang wanita memegang kendali penuh di kabin depan kereta, mengantarkan ribuan penumpang dengan selamat setiap harinya.
Polemik tentang "siapa di depan" mungkin akan terus berlangsung. Tapi fakta bahwa Indonesia sudah memiliki masinis wanita sejak 2017 adalah bukti bahwa kompetensi tidak mengenal gender. Keselamatan kereta ditentukan oleh sistem, prosedur, dan profesionalisme awaknya — bukan posisi duduk penumpang di gerbong mana.
Tiara Alincia Fitri adalah inspirasi, bukan hanya untuk perempuan, tapi untuk semua orang yang pernah gagal dan berpikir untuk menyerah. Gagal bukan akhir segalanya. Terus berusaha, kamu istimewa.
📰 Rekomendasi Artikel Lainnya:
📑 Info Lengkap Seputar Otomotif dari AP Motor:
© 2026 AP Motor – Portal Otomotif Terpercaya | Sumber: @tiaralincia, generationgirl.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar