Gila! GWM Ora 5 HEV Cuma Rp176 Juta, Irit 22 Km/L, Kalahin Brio & Agya!
Yang bikin heboh: harganya mulai 69.800 yuan atau sekitar Rp176 jutaan – jauh lebih murah dari varian EV yang dibanderol 89.800 yuan ke atas.
Dengan konsumsi BBM 4,5 liter per 100 km (sekitar 22 km/liter), Ora 5 HEV bahkan lebih irit dari Honda Brio atau Toyota Agya. Tenaganya? 223 hp dengan torsi 476 Nm. Ini SUV hybrid murah yang performanya kayak mobil sport.
💰 Harga Mulai Rp176 Juta: Lebih Murah dari EV!
Ora 5 HEV dibanderol 69.800 yuan untuk varian terendah, naik hingga 89.800 yuan untuk varian tertinggi. Jika dikonversi ke rupiah (kurs 1 yuan ≈ Rp2.520), harganya berkisar Rp176 juta hingga Rp226 juta.
Ini adalah langkah berani GWM. Sub-brand Ora yang dulu khusus mobil listrik, sekarang melebarkan sayap ke hybrid. Penyebabnya: penjualan EV global melambat, sementara konsumen masih butuh opsi yang lebih praktis dan terjangkau.
Hasilnya, harga Ora 5 HEV dan bensin turbo jauh lebih murah dari versi EV yang sebelumnya sudah diluncurkan (89.800 - 123.800 yuan). Ini strategi GWM untuk menjangkau pembeli yang lebih sensitif harga.
⚡ Performa HEV: 223 hp, Torsi 476 Nm, Irit 22 Km/L
Ora 5 HEV menggunakan sistem hybrid 2-speed DHT. Mesin bensin 1.5 liter turbo dengan VGT menghasilkan 115 kW (154 hp). Dipadukan dengan motor listrik 140 kW (188 hp), total tenaga sistem mencapai 166 kW (223 hp) dengan torsi gabungan 476 Nm.
Akselerasi 0-100 km/h hanya 7,7 detik – lebih cepat dari Toyota Yaris Cross Hybrid atau Honda HR-V. Kecepatan tertinggi 185 km/jam.
Yang paling mengesankan adalah konsumsi BBM hanya 4,5 liter per 100 km (WLTC). Artinya, sekitar 22 kilometer per liter – bahkan lebih irit dari Honda Brio (sekitar 17-19 km/l) atau Toyota Agya (sekitar 18-20 km/l).
Baterainya kecil (1,09 kWh lithium NMC) dan tidak perlu dicas dari luar. Baterai diisi sendiri saat mobil jalan (regenerative braking) atau oleh mesin bensin. Praktis, tanpa repot mencari colokan.
🏎️ Varian Bensin Turbo: 181 hp, Harga Sama Murahnya
Selain HEV, GWM juga menawarkan Ora 5 dengan mesin bensin turbo 1.5 liter tanpa hybrid. Tenaganya 135 kW (181 hp) dengan transmisi 7-speed DCT. Akselerasi 0-100 km/h 8,9 detik, kecepatan tertinggi 190 km/h.
Konsumsi BBM 6,4 liter per 100 km (sekitar 15,6 km/liter) – masih cukup irit untuk SUV sebesar ini. Harganya sama dengan varian HEV, mulai 69.800 yuan.
Ini menunjukkan GWM serius memberikan banyak pilihan kepada konsumen: listrik murni (EV), hybrid tanpa colokan (HEV), atau bensin turbo biasa. Semua tersedia dalam satu model.
📏 Dimensi: SUV Kompak dengan Kabin Luas
Ora 5 memiliki panjang 4.471 mm, lebar 1.833 mm, tinggi 1.641 mm, dengan jarak sumbu roda 2.720 mm. Ukurannya setara dengan Honda CR-V atau Mazda CX-5, tapi dengan harga yang jauh lebih murah.
Ground clearance 175 mm – cukup tinggi untuk melewati jalanan Indonesia yang kurang bersahabat. Bobot berkisar 1.440 - 1.665 kg, tergantung varian.
🛋️ Interior: Layar 15,6 Inci + ADAS L2+
Interior Ora 5 mengusung layar tengah 15,6 inci (atau 14,6 inci) plus panel instrumen digital 10,25 inci. Sistem operasinya Coffee OS 3 dengan dukungan Coffee Pilot 3 OS untuk fitur ADAS.
Fitur ADAS level L2+ mencakup Navigate on Autopilot (NOA) untuk bantuan mengemudi di jalan tol dan perkotaan. Yang unik: memori parkir hingga 3 km di basement parkir – mobil bisa parkir sendiri di tempat parkir yang sudah direkam sebelumnya.
LiDAR opsional tersedia, dan GWM mengklaim Ora 5 adalah mobil termurah di China yang menawarkan sensor LiDAR. Tuas transmisi ditempatkan di kolom setir, membuat konsol tengah bersih dan lega.
📰 Baca Juga:
✅ Kelebihan GWM Ora 5 HEV
- Harga murah – mulai Rp176 juta, lebih murah dari Brio!
- Irit 22 km/liter – lebih hemat dari kebanyakan LCGC
- Tenaga 223 hp, torsi 476 Nm – setara mobil sport
- ADAS L2+ dengan NOA – fitur canggih di kelas murah
- LiDAR opsional – termurah di kelasnya
- Ukuran SUV kompak – lega untuk keluarga
- Tidak perlu dicas – praktis seperti mobil bensin
- Sudah dijual di Thailand & Filipina – potensi masuk Indonesia besar
❌ Kekurangan & Tantangan
- Belum ada kepastian masuk Indonesia
- Harga di Indonesia pasti melonjak (pajak, bea masuk)
- Desain "mata bundar" khas Ora – tidak semua orang suka
- Baterai hybrid kecil (1,09 kWh) – tidak bisa pakai listrik murni jarak jauh
- Merek Ora masih kurang dikenal dibanding Honda atau Toyota
- Jaringan servis GWM di Indonesia masih terbatas
🚗 Akankah GWM Ora 5 HEV Masuk Indonesia?
GWM Ora 5 HEV adalah mobil hybrid paling menggoda di kelas harga Rp200 jutaan. Dengan konsumsi 22 km/liter, tenaga 223 hp, dan fitur ADAS L2+, ia menawarkan nilai lebih yang sulit ditolak.
Kabarnya, Ora 5 sudah dipastikan masuk Thailand dan Filipina. Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di ASEAN pasti menjadi incaran. GWM Indonesia saat ini sudah menjual Tank, Haval, dan Ora 03 (Good Cat). Sangat mungkin Ora 5 menyusul.
Jika masuk ke Indonesia, harganya diperkirakan akan melonjak menjadi Rp300-400 jutaan karena pajak dan bea masuk. Tapi dengan spesifikasi setara Honda CR-V hybrid (yang di atas Rp600 juta), Ora 5 HEV tetap jauh lebih murah.
Satu hal yang pasti: Ora 5 HEV membuktikan bahwa mobil hybrid tidak harus mahal. GWM berhasil menjualnya dengan harga di bawah Rp200 juta di China. Sekarang tinggal menunggu kapan mereka membawanya ke Indonesia.
📰 Rekomendasi Artikel Lainnya:
📑 Info Lengkap Seputar Otomotif dari AP Motor:
© 2026 AP Motor – Portal Otomotif Terpercaya | Sumber: GWM, Beijing Auto Show 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar