New Armada Juara Produksi Karoseri 2021-2026, Adi Putro & Laksana Buntuti dengan Ribuan Unit

Skylander R25 Fusion milik SJM Wonogiri karoseri New Armada

📸 Skylander R25 Fusion milik SJM Wonogiri – produk unggulan karoseri New Armada yang menjadi jawara produksi 2021-2026

🕒 Dipublikasikan: 26 Mei 2026 | ✍️ Editor: Tim AP Motor 📍 NASIONAL
🚌 KENDARAAN NIAGA
INDUSTRI KAROSERI – Industri karoseri bus nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang periode 2021 hingga Mei 2026. Berdasarkan data dari Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), total produksi tujuh karoseri utama mencapai 16.106 unit.

New Armada memuncaki daftar dengan 5.016 unit, disusul Adi Putro (4.527 unit) dan Laksana (3.652 unit). Ketiga karoseri ini menguasai 77,7 persen pasar, membuktikan dominasi mereka di industri karoseri tanah air.

📊 Data Lengkap Produksi 7 Karoseri (2021 - Mei 2026)

PeringkatKaroseriJumlah UnitPangsa Pasar
1NEW ARMADA5.01629,5%
2ADI PUTRO4.52726,7%
3LAKSANA3.65221,5%
4PIALA MAS1.4458,5%
5TENTREM9935,9%
6TRI SAKTI3031,8%
7MORODADI PRIMA1701,0%
TOTAL16.106100%

Data ini menegaskan bahwa New Armada, Adi Putro, dan Laksana adalah tiga pilar utama industri karoseri Indonesia. Total produksi mereka mencapai 12.195 unit atau lebih dari tiga perempat total pasar. Ini menunjukkan kepercayaan perusahaan otobus (PO) terhadap kualitas dan inovasi dari ketiga karoseri tersebut.

🥇 New Armada: Jawara dengan 5.016 Unit

Karoseri yang berbasis di Magelang, Jawa Tengah ini berhasil menjadi pemimpin pasar dengan 5.016 unit selama periode 2021-2026. Keunggulan New Armada terletak pada desain modern dan kualitas interior yang premium. Mereka dikenal dengan inovasi medium bus ber-grille mirip Lexus menggunakan sasis Mercedes-Benz OF 917 Long.

Produk andalan seperti Skylander R25 Fusion (gambar di atas) menjadi favorit PO besar. Interior Skylander R25 Medium dengan konfigurasi kursi 2-2 memberikan kenyamanan ekstra untuk perjalanan jarak jauh. Kepercayaan dari berbagai PO di Indonesia membuat New Armada terus mempertahankan posisinya sebagai yang teratas.

🥈 Adi Putro: Kualitas Konsisten dengan 4.527 Unit

Adi Putro berada di posisi kedua dengan 4.527 unit. Karoseri yang berbasis di Malang, Jawa Timur ini dikenal dengan produk unggulan Jetbus 5 SHD dan Jetbus 5 UHD. Keunggulan utama Adi Putro adalah kualitas yang konsisten, bodi yang tahan lama, dan interior ergonomis yang disukai banyak PO.

Loyalitas pelanggan menjadi kekuatan Adi Putro. Banyak perusahaan otobus besar tetap setia menggunakan bodi Adi Putro untuk armada bus antarkota dan pariwisata mereka. Hal ini membuat Adi Putro selalu berada di posisi dua besar selama bertahun-tahun.

🥉 Laksana: Inovator dengan 3.652 Unit

Berbasis di Ungaran, Jawa Tengah, Laksana berhasil menempati posisi ketiga dengan 3.652 unit. Laksana dikenal sebagai pelopor desain futuristik di industri karoseri Indonesia. Produk andalan seperti Legacy SR3 Neo Panorama dan Legacy SR5 menjadi ikon bus premium Indonesia.

Yang membedakan Laksana adalah kemampuan menembus pasar ekspor. Laksana telah berhasil mengekspor bus ke 6 negara termasuk Thailand, Bangladesh, dan Fiji. Mereka juga bekerja sama dengan Mercedes-Benz DCVMI untuk memperluas pasar ekspor. Inovasi seperti kaca depan single glass panoramic dan interior mewah membuat Laksana menjadi pilihan PO yang ingin tampil beda.

🏢 Karoseri Lain yang Juga Berkontribusi

  • Piala Mas (1.445 unit) – Berbasis di Malang, Jawa Timur. Meluncurkan Rexus 8S dan Rexus 8D di Busworld 2026. Pelanggan termasuk DAMRI (Rexus 8S untuk rute lintas batas negara Pontianak-Brunei) dan PO Karona.
  • Tentrem (993 unit) – Karoseri khas Jawa Timur ini fokus pada bus antarkota dan pariwisata kelas menengah. Ikut serta dalam Busworld 2026 memamerkan teknologi terbaru.
  • Tri Sakti (303 unit) – Spesialis bus kelas ekonomi hingga menengah, dikenal di segmen bus antarprovinsi jalur padat penumpang.
  • Morodadi Prima (170 unit) – Berbasis di Sumatera Barat, spesialis bus kelas premium (Kudo Gadang, Ninik Mamak). Melayani PO. Transport Express (Tranex) dengan livery lawas ala era 90-an.

🌏 Ekspor & Target Pasar Global

Industri karoseri Indonesia tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga mulai menembus pasar global. Beberapa pencapaian ekspor:

  • Laksana – Ekspor ke Thailand, Bangladesh, Fiji. Kerja sama dengan Mercedes-Benz DCVMI untuk ekspor bus Legacy.
  • Arab Saudi (Target) – Askarindo sedang menjajaki ekspor bus untuk angkutan jemaah haji ke Arab Saudi. Pameran direncanakan Juni 2026.
  • Global Hub – Indonesia ditarget menjadi produsen karoseri kendaraan penumpang dan logistik global.

🔋 Tren Bus Listrik & Masa Depan

Industri karoseri Indonesia mulai merambah bus listrik. Beberapa karoseri sudah memamerkan prototipe bus listrik di pameran seperti Busworld 2026. Presiden Prabowo juga telah meresmikan pabrik bus & truk listrik di Magelang (VKTR), menandai era baru kendaraan niaga ramah lingkungan di Indonesia.

Askarindo juga mendorong regulasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) untuk karoseri, sehingga industri dalam negeri semakin kuat dan tidak bergantung pada komponen impor.

✅ Kelebihan Industri Karoseri Indonesia

  • Kapasitas produksi besar – total 16.106 unit dalam 5 tahun
  • Desain dan kualitas kelas dunia – Laksana dan Adi Putro sudah ekspor
  • Ekosistem kuat – dukungan Askarindo dan pemerintah
  • Mulai merambah bus listrik – siap hadapi era elektrifikasi
  • Peluang ekspor besar – Arab Saudi dan negara lain target potensial
  • Pameran internasional – Busworld 2026 sebagai ajang unjuk gigi

❌ Tantangan yang Masih Dihadapi

  • Ekspor belum merata – hanya Laksana yang konsisten ekspor
  • Ketergantungan sasis impor – sebagian besar sasis masih dari Mercedes/Hino
  • Regulasi TKDN belum maksimal – masih perlu dorongan
  • Kompetisi ketat di dalam negeri – 3 besar dominasi 77,7% pasar
  • Perubahan ke bus listrik – butuh adaptasi teknologi baru

🚌 New Armada, Adi Putro, Laksana: Tiga Pilar Karoseri Indonesia

Industri karoseri Indonesia menunjukkan kekuatannya dengan total produksi 16.106 unit dalam 5 tahun. New Armada (5.016 unit), Adi Putro (4.527 unit), dan Laksana (3.652 unit) menjadi tiga pilar utama yang menguasai hampir 80 persen pasar. Ketiganya terus berinovasi, dari desain grille Lexus hingga bus listrik.

Yang menggembirakan, karoseri Indonesia juga mulai menembus pasar global. Laksana telah berhasil mengekspor ke Thailand, Bangladesh, dan Fiji. Askarindo juga sedang menjajaki ekspor ke Arab Saudi untuk bus angkutan jemaah haji – sebuah peluang yang sangat besar.

Bus listrik akan menjadi medan persaingan berikutnya. Beberapa karoseri sudah memamerkan prototipe bus listrik di Busworld 2026. Presiden Prabowo juga meresmikan pabrik bus listrik di Magelang. Indonesia berpotensi menjadi pusat produksi bus listrik di Asia Tenggara jika industri ini terus didukung.

Apakah industri karoseri Indonesia bisa terus tumbuh dan menembus lebih banyak pasar ekspor? Dengan kerja sama antara pemerintah, Askarindo, dan para pelaku industri, sangat mungkin. Pantau terus AP Motor untuk perkembangan industri kendaraan niaga Indonesia!

#KaroseriIndonesia #NewArmada #AdiPutro #Laksana #Askarindo #BusIndonesia

© 2026 AP Motor – Portal Otomotif Terpercaya | Sumber: Askarindo, Busworld 2026, Mobilkomersial.com

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Database Artikel

    paling banyak dibaca

      Technical Research Division

      SPEEDOSCIENCE

      Comprehensive database for automotive engineering, aerospace physics, and high-velocity performance logs.

      LAND RECORDS
      AERO TECH
      MARINE DATA
      EXPLORE DATABASE